Halaman

Kamis, 27 September 2012

Surat Cinta Untukmu Humas Family -LDK UKDM UPI 2012-


Teruntuk saudara/i ku
Di bumi Allah

Bismillahirahmaanirrahiim..
Assalamu’alaykum Wr Wb
Di awal kita bersua..
Mencoba untuk saling memahami..
Keping-keping di hati terajut dengan indah..
Rasakan persaudaraan kita..
-Sigma: Ukhuwah-

                Teringat ketika pertama kali di amanahkan dan di lantik menjadi pengurus LDK UKDM UPI 2012. Kalau dibaratkan keberadaan kita di LDK UKDM ini seperti kita sedang menumpangi sebuah kereta api yang siap melaju menuju satu tujuan. Dimana kita merupakan salah satu penumpangnya dan sama-sama dalam satu gerbong yaitu Departemen HUMAS. Rasanya senang sekali ketika ana di sodorkan 26 nama yang akan membersamai ana dan akan menjadi keluarga di gerbong HUMAS ini, dan salah satu nama tersebut adalah antum J. Dan bahagia rasanya ana bisa bergabung bersama HUMAS Family. Subhanallah, Ana yakin Allah SWT memang tidak pernah salah mempertemukan kita semua di Departemen HUMAS ini. Ada banyak hikmah dan pelajaran baru yang ana (dan mungkin juga Antum) dapatkan di tempat ini. Awal yang indah bisa mengenal antum semua.
                Di awal sebelum perjalanan kita membuat suatu visi misi kita selama satu kepengurusan ke depan (semoga Antum masih ingat). Yang dari visi misi itu kita bertekad untuk meng-goal-kan nya ‘Bersama’. Semangat yang antum perlihatkan kala itu membuat ana lebih bersemangat, dan ana yakin tidak pernah salah mengenal antum. Kita duduk bersama merumuskan program-program kerja ke depan. Ana senang melihat semangat antum menyusun program-program, tapi yang membuat ana lebih senang adalah bisa menjadi salah satu saudara seperjuangan antum. J
                Dan perjalanan pun di mulai. Ana sebagai orang yang di amanahkan menjadi pemimpin di gerbong HUMAS Family awalnya merasa waswas apakah ana bisa membawa kalian ‘selamat’ sampai ke tujuan? (Selamat disini dalam arti menyelesaikan semua amanah yang kita dapat dan memberikan yang terbaik untuk umat). Apakah ana bisa menjadi seorang teman yang baik di sepanjang perjalanan? Apakah ana bisa menjadi kakak yang senantiasa memberikan bimbingan? Tapi lagi-lagi ana diyakinkan oleh semangat antum semua. Alhamdulillah.
                Kita sadari bahwa suatu perjalanan tidak senantiasa mulus. Apalagi perjalanan dakwah, yang Antum pun pasti tau bagaimana kriterianya. Panjang&berliku, penuh onak duri, dan pengikutnya pun sedikit. Ya, itulah jalan Dakwah. Yang kita sadari atau tidak, kita ini adalah salah satu pengikutnya. Salah satu orang yang ingin Islam ini membumi lewat Dakwah kita. Subhanallah, lagi-lagi ana kagum kepada antum yang rela menyisihkan sebagian waktunya untuk memikirkan dan menjalankan segala agenda Dakwah kita (khususnya di Departemen HUMAS), yang kalau kita rasakan seakan tidak ada hentinya, tidak ada habisnya. Seolah-olah ketika satu pekerjaan dakwah selesai, bermunculan berbagai pekerjaan dakwah yang lainnya. Kekaguman ana bertambah ketika melihat di kala yang lain sibuk memikirkan kuliahnya saja, antum dengan begitu profesional membagi-bagi waktu dan pikiran tidak hanya untuk kuliah antum saja, tapi juga dengan agenda-agenda dakwah yang seakan tidak pernah habis, tidak hanya di LDK UKDM saja, ana yakin di luar sana antum juga menyelesaikan amanah dakwah yang lain. Memang Allah tidak pernah salah memilih antum sebagai salah satu jundinya. Betapa hebatnya antum ini. Inilah salah satu alasan yang bisa membuat ana bertahan dalam perjalanan ini. Antum lah salah satu motivator ana untuk terus ada dan tetap semangat menikmati perjalanan ini, i’m proud to all of you..:)
                Ana sadar dan ana paham bahwa yang namanya manusia itu tidak ada yang sempurna. Ada saat dimana seorang manusia mengalami suatu gejala yang namanya ‘futur’, atau sedang turunnya kadar keimanan seseorang. Yang berdampak pada turunnya semangat kita terutama dalam dakwah. Pun di tengah perjalanan ini, ana yakin tidak sedikit dari antum yang mungkin ingin beristirahat sejenak dari rutinitas dakwah yang menyita waktu, mungkin ada yang ingin turun untuk melepas lelah, atau bahkan ada yang sudah tidak kuat dengan perjalanan ini dan ingin keluar dari kereta perjalanan ini. Tapi ana yakin Antum adalah orang pilihan yang akan tetap istiqamah hingga akhir perjalanan kereta dakwah LDK UKDM ini, bahkan hingga akhir perjalanan hidup antum di dunia ini..:)
                Akhi, ukhti, kurang lebih 10 bulan kita bersama-sama menyelasaikan visi, misi serta komitmen yang sudah kita bangun di awal perjalanan. Kita cita-citakan untuk khusnul khotimah di akhir perjalanan kereta dakwah ini hingga di stasiun berikutnya. Bersama-sama dalam satu dekapan ukhuwah karena Allah SWT semata. Sertakan kami dalam setiap do’a rabithah mu. Uhibbukkum Fillah. Ana menyayangi antum semua karena Allah..^_^
                Dari lubuk hati yang paling dalam, ana mohon maaf jika selama perjalanan kurang lebih 11 bulan sebagai pemimpin pernah berbuat dzolim, belum bisa memberikan yang terbaik dan suri tauladan yang benar selayaknya seorang khalifah, belum bisa membimbing selayaknya seorang kakak, belum bisa jadi pendengar yang baik selayaknya seorang sahabat. Maka dari itu, berikan kesempatan di akhir perjalanan 2 bulan ke depan untuk ana bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya..:)
                Ana tahu lelahnya Antum mengurusi segala agenda dakwah ini, ana tahu beratnya pundak mu untuk menanggung segala beban dakwah ini, ana tahu betapa banyak materi yang sudah dikeluarkan untuk dakwah ini . Tapi biarlah Allah SWT yang membalas setiap keikhlasan dan keringat Antum yang mengucur untuk kepentingan dakwah ini dengan janjiNya yaitu Jannah...(aamiin). Dan semoga kita dipertemukan di JannahNya kelak dalam keadaan yang lebih baik...:)
Wassalamu’alaykum Wr Wb.
                                                                                                                                Bumi Allah, September 2012
Aish ^_^

-aish.photoscollection-
                                                                                                                                          

Senin, 03 September 2012

Cintailah Tubuhmu jika Kau Mengaku Mencintai yang Menciptakannya

by : aish.fillah
Wahai..pemilik nyawaku..
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dariMU
Kupasrahkan semua padaMU
Tuhan..baru ku sadar..
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini ku harapkan cintaMU

Sepenggal bait lagu dari salah satu munsyid yang cukup terkenal, ditambah dengan musiknya yang merdu memang pas menjadi salah satu sarana muhasabah terutama ketika kita sedang dilanda sakit terutama sakit fisik.
Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit mengulas tentang jasadiyah/jasmaniyah atau kata lain fisik manusia. Mencoba untuk berbagi pengalaman yang bukan berarti saya sudah sempurna memperlakukan jasmani saya, tapi hanya ingin mengingatkan kembali betapa nikmatnya sehat itu karena saya pun pernah bahkan sering mengalami yang namanya sakit. Tulisan ini sekaligus sebagai pengingat untuk diri sendiri yang tak luput dari alfa dalam menjaga salah satu titipan Allah SWT (tubuh).
Fisik/tubuh merupakan salah satu titipan dari Allah SWT yang harus kita jaga. Selayaknya ketika kita memiliki sebuah benda, kita rawat dan kita jaga. Begitupun dengan tubuh kita, karena tubuh kita bukanlah mesin maka perlakukanlah ia sebagaimana mestinya. Selain mempunyai kewajiban untuk menunjang aktivitas kita sehari-hari, ia juga mempunyai hak yang harus dipenuhi. Diantaranya hak untuk beristirahat, hak untuk mendapatkan nutrisi, hak untuk berolahraga, hak untuk mendapatkan perawatan, dan hak yang lainnya. Tapi sudahkah kita memenuhi beragam hak tersebut untuk tubuh kita?
Well, tidak bisa dipungkiri aktivitas kita memang tidak akan terlepas dari peran si ‘tubuh’ dan komponen didalamnya. Tanpa kenal pamrih tubuh (dan kawan-kawan) melakukan segala perannya. Berjalan, memegang, melihat, mendengar, mengunyah, berkedip, dll. Belum lagi aktivitas yang dilakukan oleh komponen yang ada di dalamnya seperti bernafas, mencerna, memompa darah, berdenyut, dan lain sebagainya. Dan mungkin kita lupa bahwa mereka bekerja tidak pernah kenal waktu dan bekerja tanpa harus menunggu perintah dari kita si pemilik tubuh. Saudara/i ku pernahkah membayangkan jika seandainya jantung yang bekerja 24 jam non-stop itu meminta istirahat barang 5 detik saja? Atau paru-paru yang menjadi tempat respirasi itu setiap ia akan mengambil oksigen dan mengeluarkan oksigen harus meminta izin/menunggu perintah dulu? Wah..wah..terbayang repotnya diri kita kalau semua anggota tubuh kita harus menunggu perintah dari kita dulu baru mau bekerja. Tapi bersyukurlah, karena Allah SWT menciptakan tubuh dan anggotanya penuh dengan harmonisasi. Allah SWT menciptakan kelopak mata yang berkedip dengan proporsional (tidak berlebihan dan juga tidak kekurangan). Dan harmonisasi gerak tubuh yang lainnya. Keren bukan? J
Nah, sebagai ucapan terimakasih dan syukur kita kepada yang telah menciptakan segala harmonisasi tersebut, tidak ada salahnya jika kita memberikan sesuatu yang sudah menjadi hak tubuh tersebut, seperti makanan yang sehat dan bergizi, olahraga yang teratur, pola hidup yang benar, istirahat yang cukup serta pendukung lainnya yang bisa menunjang bahkan memperlancar kinerja dari tubuh dan anggotanya. Karena jika kita tidak memberikan haknya maka otomatis kinerjanya pun akan menurun dan bisa menyebabkan tubuh kita menjadi lelah dan gampang terserang penyakit. Dan jika sudah sakit, maka kita pun tidak bisa melakukan aktivitas dan menjalankan amanah-amanah secara optimal. Siapa yang rugi? Ya jelas merugikan kita sendiri dan orang lain (juga).
Sebelum terlambat, hayu kita bareng-bareng mulai untuk menyayangi tubuh kita dengan memperlakukannya sebagaimana mestinya dan memenuhi segala haknya serta tidak ‘mengeksploitasinya’ secara berlebihan..:D. Jadi, cintailah tubuhmu jika engkau merasa mencintai yang menciptakannya. Karena nikmat sehat itu biasanya dirasakan ketika engkau sakit. Dengan tubuh yang bugar dan sehat tentunya kita bisa beraktivitas dengan leluasa. Dan Allah SWT juga lebih cintai. Ingat sebuah hadits yang mengatakan bahwa “Sesungguhnya Allah SWT lebih menyukai mukmin yang kuat daripada mukmin yang lemah”. Selain beribadah yang tekun, jangan lupa juga jaga tubuhnya ya. Tawazun saja lah...:)
Semoga bermanfaat...:D
-aish.photoscollection-

Wilujeng Sumping..^^

Ahlan Wasahlan..Wilujeng Sumping..Selamat datang..Welcome..Annyeong haseo..Hajimemashite..
(apapun bahasanya)..
di Blog saya, seorang muslimah yang senantiasa ingin selalu mengambil hikmah dari setiap kejadian. Baik itu hikmah yang ada di langit maupun di bumi..
Dan sebagai manusia saya merasa mempunyai tugas untuk saling mengingatkan dalam kebaikan dan kebenaran.

Yang baik dari blog ini silahkan di ambil, yang kurang baiknya abaikan saja.
#jangan lupa kalau dijadikan sebagai referensi, cantumkan juga sumbernya ya saudara/i ku..:)
Hope all of you enjoy my blog..\^^/