Teruntuk saudara/i ku
Di bumi Allah
Bismillahirahmaanirrahiim..
Assalamu’alaykum
Wr Wb
Di awal kita bersua..
Mencoba untuk saling memahami..
Keping-keping di hati terajut
dengan indah..
Rasakan persaudaraan kita..
-Sigma: Ukhuwah-
Teringat
ketika pertama kali di amanahkan dan di lantik menjadi pengurus LDK UKDM UPI
2012. Kalau dibaratkan keberadaan kita di LDK UKDM ini seperti kita sedang
menumpangi sebuah kereta api yang siap melaju menuju satu tujuan. Dimana kita
merupakan salah satu penumpangnya dan sama-sama dalam satu gerbong yaitu
Departemen HUMAS. Rasanya senang sekali ketika ana di sodorkan 26 nama yang
akan membersamai ana dan akan menjadi keluarga di gerbong HUMAS ini, dan salah
satu nama tersebut adalah antum J. Dan bahagia rasanya ana bisa
bergabung bersama HUMAS Family. Subhanallah,
Ana yakin Allah SWT memang tidak pernah salah mempertemukan kita semua di
Departemen HUMAS ini. Ada banyak hikmah dan pelajaran baru yang ana (dan
mungkin juga Antum) dapatkan di tempat ini. Awal yang indah bisa mengenal antum
semua.
Di
awal sebelum perjalanan kita membuat suatu visi misi kita selama satu
kepengurusan ke depan (semoga Antum masih ingat). Yang dari visi misi itu kita
bertekad untuk meng-goal-kan nya ‘Bersama’. Semangat yang antum perlihatkan
kala itu membuat ana lebih bersemangat, dan ana yakin tidak pernah salah
mengenal antum. Kita duduk bersama merumuskan program-program kerja ke depan.
Ana senang melihat semangat antum menyusun program-program, tapi yang membuat
ana lebih senang adalah bisa menjadi salah satu saudara seperjuangan antum. J
Dan
perjalanan pun di mulai. Ana sebagai orang yang di amanahkan menjadi pemimpin
di gerbong HUMAS Family awalnya merasa waswas apakah ana bisa membawa kalian
‘selamat’ sampai ke tujuan? (Selamat disini dalam arti menyelesaikan semua
amanah yang kita dapat dan memberikan yang terbaik untuk umat). Apakah ana bisa
menjadi seorang teman yang baik di sepanjang perjalanan? Apakah ana bisa
menjadi kakak yang senantiasa memberikan bimbingan? Tapi lagi-lagi ana
diyakinkan oleh semangat antum semua.
Alhamdulillah.
Kita
sadari bahwa suatu perjalanan tidak senantiasa mulus. Apalagi perjalanan
dakwah, yang Antum pun pasti tau bagaimana kriterianya. Panjang&berliku,
penuh onak duri, dan pengikutnya pun sedikit. Ya, itulah jalan Dakwah. Yang kita
sadari atau tidak, kita ini adalah salah satu pengikutnya. Salah satu orang
yang ingin Islam ini membumi lewat
Dakwah kita. Subhanallah, lagi-lagi
ana kagum kepada antum yang rela menyisihkan sebagian waktunya untuk memikirkan
dan menjalankan segala agenda Dakwah kita (khususnya di Departemen HUMAS), yang
kalau kita rasakan seakan tidak ada hentinya, tidak ada habisnya. Seolah-olah
ketika satu pekerjaan dakwah selesai, bermunculan berbagai pekerjaan dakwah
yang lainnya. Kekaguman ana bertambah ketika melihat di kala yang lain sibuk
memikirkan kuliahnya saja, antum dengan begitu profesional membagi-bagi waktu
dan pikiran tidak hanya untuk kuliah antum saja, tapi juga dengan agenda-agenda
dakwah yang seakan tidak pernah habis, tidak hanya di LDK UKDM saja, ana yakin
di luar sana antum juga menyelesaikan amanah dakwah yang lain. Memang Allah
tidak pernah salah memilih antum sebagai salah satu jundinya. Betapa hebatnya
antum ini. Inilah salah satu alasan yang bisa membuat ana bertahan dalam
perjalanan ini. Antum lah salah satu motivator ana untuk terus ada dan tetap
semangat menikmati perjalanan ini, i’m proud to all of you..:)
Ana
sadar dan ana paham bahwa yang namanya manusia itu tidak ada yang sempurna. Ada
saat dimana seorang manusia mengalami suatu gejala yang namanya ‘futur’, atau
sedang turunnya kadar keimanan seseorang. Yang berdampak pada turunnya semangat
kita terutama dalam dakwah. Pun di tengah perjalanan ini, ana yakin tidak
sedikit dari antum yang mungkin ingin beristirahat sejenak dari rutinitas
dakwah yang menyita waktu, mungkin ada yang ingin turun untuk melepas lelah, atau
bahkan ada yang sudah tidak kuat dengan perjalanan ini dan ingin keluar dari
kereta perjalanan ini. Tapi ana yakin Antum adalah orang pilihan yang akan
tetap istiqamah hingga akhir perjalanan kereta dakwah LDK UKDM ini, bahkan
hingga akhir perjalanan hidup antum di dunia ini..:)
Akhi, ukhti,
kurang lebih 10 bulan kita bersama-sama menyelasaikan visi,
misi serta komitmen yang sudah kita bangun di awal perjalanan. Kita
cita-citakan untuk khusnul khotimah di akhir perjalanan kereta dakwah ini
hingga di stasiun berikutnya. Bersama-sama dalam satu dekapan ukhuwah karena
Allah SWT semata. Sertakan kami dalam setiap do’a rabithah mu. Uhibbukkum
Fillah. Ana menyayangi antum semua karena Allah..^_^
Dari
lubuk hati yang paling dalam, ana mohon maaf jika selama perjalanan kurang
lebih 11 bulan sebagai pemimpin pernah berbuat dzolim, belum bisa memberikan
yang terbaik dan suri tauladan yang benar selayaknya seorang khalifah, belum
bisa membimbing selayaknya seorang kakak, belum bisa jadi pendengar yang baik
selayaknya seorang sahabat. Maka dari itu, berikan kesempatan di akhir
perjalanan 2 bulan ke depan untuk ana bisa menjadi lebih baik dari
sebelumnya..:)
Ana
tahu lelahnya Antum mengurusi segala agenda dakwah ini, ana tahu beratnya
pundak mu untuk menanggung segala beban dakwah ini, ana tahu betapa banyak
materi yang sudah dikeluarkan untuk dakwah ini . Tapi biarlah Allah SWT yang
membalas setiap keikhlasan dan keringat Antum yang mengucur untuk kepentingan
dakwah ini dengan janjiNya yaitu Jannah...(aamiin). Dan semoga kita
dipertemukan di JannahNya kelak dalam keadaan yang lebih baik...:)
Wassalamu’alaykum Wr Wb.
Bumi
Allah, September 2012
Aish
^_^
| -aish.photoscollection- |