Terkadang merasa seperti soal-soal
pretest praktikum yang terkadang rumit dan memutarbalikkan otak.
Seperti lemari asam tempat mereaksikan
senyawa asam klorida, asam sulfat dan asam-asam pekat yang lainnya yang tidak
boleh direaksikan diluar.
Kadangkala seperti drum tempat akhir
senyawa-senyawa yang sudah tidak dipakai, dan nantinya senyawa-senyawa tersebut
berakhir di selokan.
Hm, tapi terkadang seperti buku jurnal
praktikum yang penuh coretan asisten-asisten mahasiswa.
Sewaktu-waktu merasa seperti glass ware equipment berharga fantastis dan membuat mahasiswa yang
akan menggunakannya lebih berhati-hati untuk mengindari resiko pecah ketimbang
harus menggantinya.
Atau bahkan seperti kristal gagal hasil
rekristalisasi yang tidak bisa terdeteksi bentuk morfologinya sekalipun oleh
mikroskop.
Bisa jadi seperti senyawa volatile yang mudah menguap pada suhu
kamar.
Juga seperti kertas saring yang kalau
sudah mendapatkan filtrat yang diinginkan maka kertas saring besama endapannya
dibuang begitu saja.
Bahayanya bisa jadi seperti bunsen yang
akan menyambarkan api jika merasakan
kehadiran gas n-heksana di sekitarnya.
Namun bisa juga menjadi alat pemadam kebakaran laboratorium yang memang jarang dipakai.
Tapi juga bagai lap pel yang dipakai
mahasiswa yang dijadwalkan piket membersihkan laboratorium, bahkan
sikat tabung reaksi yang kadang-kadang tertinggal di laboratorium.
“Ah, penting ataupun tidak peranku,
setinggi ataupun serendah apapun posisiku, sekecil ataupun sebesar apapun
pengaruhku, dianggap ada ataupun tidak ada keberadaanku, dirasakan ataupun
tidak, yang penting bisa bermanfaat bagi orang lain..:)
Walau waktu yang sudah berlalu mustahil untuk di ulang, tapi insyaAllah ku mulai dari sekarang dan nanti.” :)
![]() |
| -aish.photoscollection- |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar